Aku sejujurnya tidak tau harus menulis apa malam ini, sedari tadi aku hanya asyik mengetik lalu mendelete lagi mengetik lagi mendelete lagi, aku kehabisan kata-kata yang akan aku rangkai untuk mengungkapkan perasaan terima kasihku pada satu sinetron yang selama 5 bulan terakhir ini menemani hari-hariku dari malam yang bikin begadang hingga jam 12 malam, ke jam 7 Malam saat anak-anakku harus mengerjakan PR (Maafkan mama Anak2ku) dan jam 6 Petang saat aku harus menunaikan sholat Magrib dengan sedikit tergesa-gesa bahkan kadang terlambat (Maafkan Ya Allah), yang kadang-kadang bikin suami aku senewen karena begitu konsentrasinya saya pada sinetron ini (Maafkan Suamiku).
Aku speechless, ga tau harus menulis apa....
Tapi izinkanlah aku mencoba mengungkapkan dengan sederhana, sesederhana cinta Mas Wasit kepada Mawar yang tanpa embel kecuali tulus dan apa adanya.
Kita Nikah Yuk adalah satu sinetron dan merupakan satu-satunya sinetron yang aku tunggu setiap hari mulai saat tayang pertama. Orang bilang aku korban sinetron, terserah, saudara-saudaraku bilang aku alay, terserah. Teman-teman ngeluh karena aku sudah gak bisa diajak main bareng2 ke mall atau karaokean bareng sampai malam. Kita Nikah Yuk membuatku menjadi sosok baru yang begitu asyik dengan dunia barunya sendiri, dan tenggelam dalam suasananya dan ceritanya.
Kita Nikah Yuk menghadirkan pengalaman baru bagi aku pribadi. Pengalaman pertama di balas mentionnya sama seorang artis (Terima kasih Ringgo Agus Rahman) dan itu rasanya WOW dan bikin tidak bisa tidur. Kemudian di folbek oleh Ringgo Agus Rahman dan sang Sutradara Babe Indrayanto Kurniawan (Makasih Babe sudah mau aku ganggu di DM twitter).Itu rasanya sangat luar biasa walaupun kemudian banyak yang merasa sirik dan mulai tidak suka denganku but heyy I dont care, yang penting aku punya yg kamu tidak punya heheheh...
Lalu kemudian di sapa seorang Dhini Aminarti yang baik di twitter maupun di Instagram,demikian juga Sandra Dewi, Ery Makmur, Marcella Simon, Junior Liem bahkan Tim Penulis yang baik Mbak Stephanie dan Juga Astrada hebat Mbak Natalie Pardede. Semua itu menghadirkan sensasi tersendiri bagi aku yang hanya seorang ibu rumah tangga.
Dari sekian banyak kesan, yang paling membuat aku merasa begitu bahagia adalah ketika aku mengenal 5 wanita cantik yang sangat baik dan begitu kompak. Ada si Tante Maliny, Mba' Uli, Neng Indah, Teteh Kania dan si cantik Barbie, Yoana. Inilah hal terindah yang kudapatkan dari KNY, teman-teman baru yang menjadi keluarga. "WE ARE SISTERS IN CRIMES" Ladies, ngerusuh bareng, ngebully bareng di Twitter. Sharing hingga larut malam di Markas Kita, saling berbagi, curhat-curhatan bahkan kesal bareng-bareng apalagi kalo kita dapat kabar kalau kita kembali menjadi treading topic para tetangga (hehehe) tapi walaupun begitu kita adalah satu geng : GENG RUSUH !!! Karena hoby kita yg suka ngerusuh hingga larut malam dan nyampah di Timeline Followers kita (Maafkan kami followers).
mereka seperti halnya KNY sudah menjadi bagian hidupku sehari-hari dari bangun tidur hingga tertidur sambil megang hp dimalam hari. Hariku tidak akan lengkap tanpa menyapa mereka, tidak akan ramai tanpa mereka dan akan terasa sepi tanpa mereka. Insya Allah walaupun KNY tamat kita tetap akan selalu bersama karena kita adalah keluarga dan keluarga tidak akan saling menginggalkan, betulkan my ladies ??
Itulah mengapa rasa terima kasih saja rasanya tidak cukup untuk KNY.
Tidak akan pernah ada kata selamat Tinggal untuk KNY, karena seperti halnya GENG RUSUH , KNY sudah terpatri di pikiran dan dihatiku, dan sesuatu yang kita simpan dihati tidak akan pernah hilang. KNY boleh tamat, mereka boleh membungkus sinet kesayanganku ini tapi mereka tidak akan pernah menamatkan rasa sukaku dan sayangku pada KNY ataupun membungkus kenangannya dalam hatiku.
Terima kasih KNY untuk menjadi MoodBoosterkuh setiap hari, walaupun kadang ceritamu bikin aku marah dan kesal tapi kehadiranmu selalu aku nantikan. Tiada hari yang kulewatkan kecuali mati lampu (tak berdaya gara2 PLN) tapi aku tetap bisa menonton melalui YOUTUBE walaupun aku tidak dapat membantu menaikkan sharenya.
Yang paling bikin aku bersedih karena aku belum sempat dan tidak berkesempatan untuk terbang ke Jakarta dan berkunjung kelokasi syuting. setiap aku schedule selalu saja ada halangan, mungkin ada hikmah dari itu walaupun aku belum tau apa ? Tapi aku selalu berpikir pertemuan dan perpisahan itu adalah Jodoh, kalo memang jodoh pasti suatu saat akan bertemu, mungkin bukan di lokasi syuting tapi pada kesempatan yang lain. Aamiin, semoga kita dijodohkan untuk bertemu.
Terima Kasih Kita Nikah Yuk
Makassar, 0 Januari 2015 01:30 AM
Aku speechless, ga tau harus menulis apa....
Tapi izinkanlah aku mencoba mengungkapkan dengan sederhana, sesederhana cinta Mas Wasit kepada Mawar yang tanpa embel kecuali tulus dan apa adanya.
Kita Nikah Yuk adalah satu sinetron dan merupakan satu-satunya sinetron yang aku tunggu setiap hari mulai saat tayang pertama. Orang bilang aku korban sinetron, terserah, saudara-saudaraku bilang aku alay, terserah. Teman-teman ngeluh karena aku sudah gak bisa diajak main bareng2 ke mall atau karaokean bareng sampai malam. Kita Nikah Yuk membuatku menjadi sosok baru yang begitu asyik dengan dunia barunya sendiri, dan tenggelam dalam suasananya dan ceritanya.
Kita Nikah Yuk menghadirkan pengalaman baru bagi aku pribadi. Pengalaman pertama di balas mentionnya sama seorang artis (Terima kasih Ringgo Agus Rahman) dan itu rasanya WOW dan bikin tidak bisa tidur. Kemudian di folbek oleh Ringgo Agus Rahman dan sang Sutradara Babe Indrayanto Kurniawan (Makasih Babe sudah mau aku ganggu di DM twitter).Itu rasanya sangat luar biasa walaupun kemudian banyak yang merasa sirik dan mulai tidak suka denganku but heyy I dont care, yang penting aku punya yg kamu tidak punya heheheh...Lalu kemudian di sapa seorang Dhini Aminarti yang baik di twitter maupun di Instagram,demikian juga Sandra Dewi, Ery Makmur, Marcella Simon, Junior Liem bahkan Tim Penulis yang baik Mbak Stephanie dan Juga Astrada hebat Mbak Natalie Pardede. Semua itu menghadirkan sensasi tersendiri bagi aku yang hanya seorang ibu rumah tangga.
Dari sekian banyak kesan, yang paling membuat aku merasa begitu bahagia adalah ketika aku mengenal 5 wanita cantik yang sangat baik dan begitu kompak. Ada si Tante Maliny, Mba' Uli, Neng Indah, Teteh Kania dan si cantik Barbie, Yoana. Inilah hal terindah yang kudapatkan dari KNY, teman-teman baru yang menjadi keluarga. "WE ARE SISTERS IN CRIMES" Ladies, ngerusuh bareng, ngebully bareng di Twitter. Sharing hingga larut malam di Markas Kita, saling berbagi, curhat-curhatan bahkan kesal bareng-bareng apalagi kalo kita dapat kabar kalau kita kembali menjadi treading topic para tetangga (hehehe) tapi walaupun begitu kita adalah satu geng : GENG RUSUH !!! Karena hoby kita yg suka ngerusuh hingga larut malam dan nyampah di Timeline Followers kita (Maafkan kami followers).
mereka seperti halnya KNY sudah menjadi bagian hidupku sehari-hari dari bangun tidur hingga tertidur sambil megang hp dimalam hari. Hariku tidak akan lengkap tanpa menyapa mereka, tidak akan ramai tanpa mereka dan akan terasa sepi tanpa mereka. Insya Allah walaupun KNY tamat kita tetap akan selalu bersama karena kita adalah keluarga dan keluarga tidak akan saling menginggalkan, betulkan my ladies ??Itulah mengapa rasa terima kasih saja rasanya tidak cukup untuk KNY.
Tidak akan pernah ada kata selamat Tinggal untuk KNY, karena seperti halnya GENG RUSUH , KNY sudah terpatri di pikiran dan dihatiku, dan sesuatu yang kita simpan dihati tidak akan pernah hilang. KNY boleh tamat, mereka boleh membungkus sinet kesayanganku ini tapi mereka tidak akan pernah menamatkan rasa sukaku dan sayangku pada KNY ataupun membungkus kenangannya dalam hatiku.
Terima kasih KNY untuk menjadi MoodBoosterkuh setiap hari, walaupun kadang ceritamu bikin aku marah dan kesal tapi kehadiranmu selalu aku nantikan. Tiada hari yang kulewatkan kecuali mati lampu (tak berdaya gara2 PLN) tapi aku tetap bisa menonton melalui YOUTUBE walaupun aku tidak dapat membantu menaikkan sharenya.
Yang paling bikin aku bersedih karena aku belum sempat dan tidak berkesempatan untuk terbang ke Jakarta dan berkunjung kelokasi syuting. setiap aku schedule selalu saja ada halangan, mungkin ada hikmah dari itu walaupun aku belum tau apa ? Tapi aku selalu berpikir pertemuan dan perpisahan itu adalah Jodoh, kalo memang jodoh pasti suatu saat akan bertemu, mungkin bukan di lokasi syuting tapi pada kesempatan yang lain. Aamiin, semoga kita dijodohkan untuk bertemu.
Terima Kasih Kita Nikah Yuk
Makassar, 0 Januari 2015 01:30 AM












